Rabu, 29 April 2015
Rabu, 25 Maret 2015
Talaga Bodas, The white pond at the Mountaintop
Talaga Bodas is the white pond at the top of Talaga
Bodas Mountain in Sukamenak, Garut, West Java. Talaga Bodas is a crater which
is curved by volcano in thousand years ago and now the crater is the one of
beautiful recreation park in Garut City.
Talaga bodas is called as a telaga putih or white pond
because the colour of water in telaga bodas is white-green and it contains a
lot of sulphur. Talaga bodas which is located at 1.512 above sea level and in
the middle of tropic forest is very cold and windy. The temperature is 24 to
26’ C. The people who lives in nearby of talaga bodas plant kinds of vegetables
in their field, such as : tomato, chili, potato, and cabbage. They are also
plants weeds for their livestock.
However, to get the beautiful view of Talaga Bodas, we
need a big of patience, we must through 20 km in stony road and it’s surrounded
by steep cliffs. Then, it’s a one way. It’s only one car. So, on the way we
often meet with another vehicle. In the other hand, there are a lot of monkeys
who were hanging in the tress. It makes us like a people who are in a forest.
But when we arrive in Talaga Bodas, we never care about the long jorney before.
The beautiful scenery that we got in Talaga Bodas are more precious than the
long journey before.
On the other hand, Talaga Bodas and its beautifulness
are a gift from Allah SWT which is given for human right. So, we must keep and
preserve our nature. Then, as a young generation we must have a principle by
saying no to wild cutting of the trees.
Rabu, 17 Desember 2014
PUBLIC SPEAKING
PUBLIC
RELATIONS AND NEWS ANCHOR
A.
Public
Relations
1. Pengertian Public Relations
·
Pengertian Umum
Pada hakekatnya Public Relations ini
merupakan metode komunikasi yang meliputi berbagai teknik komunikasi. Dimana
didalam kegiatannya terdapat suatu usaha untuk mewujudkan hubungan yang
harmonis antara suatu badan / perusahaan dengan publiknya.
·
Pengertian Khusus
Public relation adalah fungsi khusus
manajemen yang membantu membangun dan memelihara komunikasi bersama,
pengertian, dukungan, dan kerjasama antara organisasi dan publik, melibatkan
masalah manajemen, membantu manajemen untuk mengetahui dan merespon opini
publik, menjelaskan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani
minat publik, membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan memanfaatkan
perubahan secara efektif, berguna sebagai sistem peringatan awal untuk membantu
mengantisipasi tren, dan menggunakan penelitian dan teknik suara yang layak
dalam komunikasi sebagai alat utama (Maria, 2002).
2.
Tujuan Public Relations
Tujuan
dari public relations adalah mewujudkan hubungan yang harmonis atau menciptakan
opini public yang favorable baik internal maupun eksternal.
Jefkins
(2003, p.54) mendefinisikan dari sekian banyak hal yang bisa dijadikan tujuan
public relation sebuah perusahaan, beberapa diantaranya yang pokok adalah
sebagai berikut:
a.
Untuk mengubah citra umum di mata
masyarakat sehubungan dengan adanya kegiatan-kegiatan baru yang dilakukan oleh
perusahaan.
b.
Untuk meningkatkan bobot kualitas para
calon pegawai.
c.
Untuk menyebarluaskan suatu cerita
sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada masyarakat dalam rangka
mendapatkan pengakuan.
d.
Untuk memperkenalkan perusahaan kepada
masyarakat luas, serta membuka pangsa pasar baru.
e.
Untuk mempersiapkan dan mengkondisikan
masyarakat bursa saham atas rencana perusahaan untuk menerbitkan saham baru
atau saham tambahan.
f.
Untuk memperbaiki hubungan antar
perusahaan itu dengan masyarakatnya, sehubungan dengan telah terjadinya suatu
peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau salah paham di kalangan
masyarakat terhadap niat baik perusahaan.
g.
Untuk mendidik konsumen agar mereka
lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan produk-produk perusahaan.
h.
Untuk meyakinkan masyarakat bahwa
perusahaan mampu bertahan atau bangkit kembali setelah terjadinya suatu krisis.
i.
Untuk meningkatkan kemampuan dan
ketahanan perusahaan dalam menghadapi resiko pengambilalihan oleh pihak lain.
j.
Untuk menyebarluaskan informasi mengenai
aktivitas dan partisipasi para pimpinan perusahaan organisasi dalam kehidupan
sosial sehari-hari.
3.
Fungsi Public Relation
Fungsi
public relation menurut Maria (2002, p.31)yaitu:
·
Kegiatan yang bertujuan memperoleh
itikad baik, kepercayaan, saling adanya pengertian dan citra yang baik dari
publik atau masyarakat pada umumnya.
·
Memiliki sasaran untuk menciptakan opini
publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak.
·
Unsur penting dalam manajemen guna
mencapai tujuan yang spesifik, sesuai harapan publik, tetapi merupakan kekhasan
organisasi atau perusahaan. Sangat penting bagaimana organisasi memiliki warna,
budaya, citra, suasana, yang kondusif dan menyenangkan, kinerja meningkat, dan
produktivitas bisa dicapai secara optimal.
·
Usaha menciptakan hubungan yang harmonis
antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, sekaligus menciptakan opini
publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai input bagi organisasi atau
perusahaan yang bersangkutan
4.
Peran Public Relations
Peran seorang Public Relations sangat dibutuhkan
dalam sebuah organisasi / perusahaan. Public Relations adalah sebagai Jembatan
antara perusahaan dengan publik atau antara manajemen dengan karyawannya agar
tercapai Mutual Understanding (saling pengertian) antara kedua belah pihak.
Public Relations bertindak sebagai komunikator ketika manajemen berhubungan
dengan para karyawan.
Adapun
peran Public Relations menurut Dozier & Broom (20 : 2000) antara lain :
a.
Penasehat Ahli ( Expert Prescriber )
Seorang
praktisi Public Relations yang berpengalaman dan memiliki kemampuan tinggi
dapat membantu mencarikan solusi dalam penyelesaian masalah hubungan dengan
publiknya (Communicator Fasilitator ).
b.
Fasilitator Komunikasi ( Communication
Fasilitator )
Dalam
hal ini, praktisi Public Relations bertindak sebagai komunikator atau mediator
untuk membantu pihak manajemen dalam hal mendengar apa yang diinginnkan dan
diharapkan oleh publiknya
c.
Fasilitator Proses Pemecahan Masalah (
Problem Solving Process Fasilitator )
Peranan
praktisi Public Relations dalam pemecahan masalah persoalan Public Relations
ini merupakan bagian dari tim manajemen. Hal ini dimaksudkan untuk membantu
pimpinan organisasi baik sebagai penasihat ( adviser ) hingga mengambil rindakan
eksekusi (keputusan) dalam mengatasi persoalan atau krisis yang tengah dihadapi
secara rasional dan profesional.
d.
Teknisi Komunikasi ( Communication
Technician )
Peranan
communications technician ini menjadikan praktisi Public Relations sebagai journalist
in recident yang hanya menyediakan layanan teknis komunikasi atau dikenal
dengan of communication in organization.
5.
Metode Kerja/Proses Tahapan Kerja Pubic
Relations
Proses Public Relations
v Penelitian
(Research)
§ Tahapan
pertama (fact finding) dalam memastikan informasi dan data mengenai organisasi,
persoalan (problem) atau situasi, khalayak, serta sikap dan opini public.
§ Segala
keterangan harus diambil atau diperoleh selengkap mungkin. Berupa data faktual.
§ Penelitian
bisa dilakukan secara kualitatif & kuantitatif.
v Perencanaan
(Planning)
§ Dari
Tahap Penelitian meningkat ke tahap perencanaan. Pada tahap ini PRO melakukan
Penyusunan masalah (problem).
§ Selanjutnya
dilakukan pemikiran sebuah konsep pemecahan masalah tersebut.
§ Kemudian
dibuat sebuah perencanaan matang dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
§ Perencanaan
termasuk waktu, kiat/cara yang dilakukan, bagaimana melakukannya, serta siapa
pelakunya, termasuk anggaran dan target yang dibutuhkan.
v Penggiatan
(action)
§ Tahapan
kegiatan action dalam konteks tahapan proses PR adalah merupakan kegiatan
komunikasi. Komunikasi antar persona, komunkasi kelompok dan komunikasi mass
media.
v Evaluasi
(Evaluation)
§ Evaluasi
adalah tahap terakhir setelah tahapan penelitian, perencanaan dan action
tersebut.
§ Tujuan
tahapan evaluasi adalah untuk mengetahui apakah kegitan PR tersebut benar-benar
dilaksanakan menurut rencana bedasarkan penelitian atau tidak.
§ Evaluasi
merupakan tahapan penilaian
B.
News
Anchor
1.
Pengertian News Anchor
News anchor adalah jurnalis televisi atau radio yang
membawakan materi berita, dan sering terlibat memberikan improvisasi komentar
dalam siaran langsung.. Dalam dunia modern, teknologi memungkinkan para
jurnalis melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian, sehingga mengurangi
peran utama sang pembaca berita. News anchor juga mewawancara narasumber di
studio atau memandu program diskusi.
2.
Unsur-unsur Dalam Pembuatan Berita
Banyak news anchor
terlibat dalam penulisan dan/atau penyuntingan berita bagi program mereka
sendiri. Berikut adalah unsur dalam pembuatan berita yang baik dan benar, yaitu
:
a.
Unsur aktual
Mengandung unsur
terkini, terbaru, terhangat, baru saja atau sedang terjadi. Pengertian
terbaru, bisa merupakan fakta terbaru yang ditemukan dari suatu peristiwa lama,
atau peristiwa yang baru saja terjadi.
b.
Unsur Faktual
Dalam unsur faktual,
kejadian benar-benar merupakan suatu kenyataan, bukan suatu rekayasa, khayalan
atau karangan. Fakta dalam sebuah berita muncul dan diperoleh dari sebuah
kejadian nyata, pendapat ataupun pernyataan.
c.
Unsur Penting
Ada dua hal dalam
berita dinilai penting. Pertama tokoh yang terlibat dalam pemberitaan adalah
tokoh penting atau memiliki kapasitas yang telah diakui oleh masyarakat. Kedua,
materi berita menyangkut kepentingan orang banyak dan mempengaruhi kondisi
masyarakat.
d.
Unsur Menarik
Menimbulkan rasa ingin
tahu, dan ketertarikan dari masyarakat untuk menyimak isi berita tersebut.
Peristiwa yang menarik dan diminati oleh masyarakat biasanya bersifat
menghibur, aneh, memiliki unsur kedekatan, mengandung nilai kemanusiaan,
mengandung unsur seks, kriminalitas dan konflik.
3.
Teknik Atau Cara Membacakan berita
Adapun
hal-hal yang harus diperhatikan dalam membaca beruta adalah sebagai berukut
a.
Lafal
Lafal adalah suatu cara
seseorang atau sekelompok orang dalam mengucapkan bunyi bahasa. Bunyi bahasa
Indonesia meliputi Vokal, konsonan, diftone, gabungan konsonan.
b.
Tekanan/Nada
Tekanan atau nada
adalah tinggi rendahnya pengucapan suatu kata. Dalam hal ini nada berfungsi
untuk member tekanan khusus pada kata-kata tertentu
c.
Intonasi
Intonasi adalah naik
turunnya lagu kalimat. Intonasi berfungsi sebagai pembentuk makna kalimat
d.
Jeda
Jeda adalah perhentian lagu kalimat. Jeda terbagi ke
dalam 3 jenis yaitu :
·
Jeda panjang ( . ) titik
·
Jeda sedang ( , ) koma
·
Jeda pendek ( _ ) spasi
e.
Volume
Volume suara adalah takaran perlahan atau kerasnya
suara yang dikeluarkan
f.
Tempo
Tempo adalah lambat atau cepatnya pembacaan sebuah
berita.
Sumber :
Selasa, 11 November 2014
Tugas Bahasa Indonesia Pertemuan Ke-2 "Data dan Kutipan"
PENGERTIAN
DATA DAN KUTIPAN
A. PENGERTIAN
DATA
Data
adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum,
berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti
suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil
pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka,
kata-kata, atau citra. Syarat utama agar analisa data secara statistik
menghasilkan informasi atau kesimpulan yang baik adalah data yang diolah
haruslah juga baik.
Data
yang baik adalah data yang sifatnya representatif (mewakili), objektif (sesuai
dengan apa yang ada atau yang terjadi), relevan (ada hubungannya dengan
persoalan yang sedang dihadapi dan akan dipecahkan), mempunyai tingkat
ketelitian yang tinggi atau standard error (kesalahan baku) yang kecil.
B. MACAM-MACAM
DATA
Adapun tiga teknik pengumpulan data yang biasa
digunakan adalah angket, observasi dan wawancara.
1.
Angket
Angket /
kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan
seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada orang lain yang dijadikan
responden untuk dijawabnya.Meskipun terlihat mudah, teknik pengumpulan data
melalui angket cukup sulit dilakukan jika respondennya cukup besar dan tersebar
di berbagai wilayah.
2.
Observasi
Obrservasi
merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap
dari responden (wawancara dan angket) namun juga dapat digunakan untuk merekam
berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi). Teknik ini digunakan bila
penelitian ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja,
gejala-gejala alam dan dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar.
· Participant Observation
Dalam
observasi ini, peneliti secara langsung terlibat dalam kegiatam sehari-hari
orang atau situasi yang diamati sebagai sumber data. Misalnya seorang guru
dapat melakukan observasi mengenai bagaimana perilaku siswa, semangat siswa,
kemampuan manajerial kepala sekolah, hubungan antar guru, dsb.
· Non participant Observation
Berlawanan
dengan participant Observation, Non Participant merupakan observasi yang
penelitinya tidak ikut secara langsung dalam kegiatan atau proses yang sedang
diamati. Misalnya penelitian tentang pola pembinaan olahraga, seorang peneliti
yang menempatkan dirinya sebagai pengamat dan mencatat berbagai peristiwa yang
dianggap perlu sebagai data penelitian.
3.
Wawancara
Wawancara
merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya
jawab langsung antara pengumpul data maupun peneliti terhadap nara sumber atau
sumber data. Wawancara terbagi atas wawancara terstruktur dan tidak
terstruktur.
·
Wawancara terstruktur
Peneliti
telah mengetahui dengan pasti apa informasi yang ingin digali dari responden
sehingga daftar pertanyaannya sudah dibuat secara sistematis. Peneliti juga
dapat menggunakan alat bantu tape recorder, kamera photo, dan material lain
yang dapat membantu kelancaran wawancara.
Contoh
wawancara terstruktur tentang tanggapan masyarakat terhadap pelayanan
pemerintah:Bagaimanakah tanggapan Bapak/Ibu terhadap pelayanan pendidikandi
kabupaten ini?
a.
Sangat bagus
b.
Bagus
c.
Tidak bagus
d.
Sangat tidak bagus
· Wawancara tidak terstruktur adalah
wawancara bebas, yaitu peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi
pertanyaan yang akan diajukan secara spesifik, dan hanya memuat poin-poin
penting masalah yang ingin digali dari responden.
Contohnya
wawancara tidak terstruktur sebagai berikut:
“Bagaimanakah
pendapat Bapak/Ibu terhadap pelayanan pendidikan di kabupaten ini?
Kemudian bagaimanadampaknya terhadap proses belajar mengajar di sekolah?”
Menurut Lungan (2006: 9), data dibedakan atas beberapa
bagian sebagai berikut :
1.
Jenis-jenis data
menurut sifatnya yaitu :
a.
Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka, misalnya: Kuesioner
pertanyaan tentang suasana kerja, kualitas pelayanan sebuah rumah sakit atau
gaya kepemimpinan, dll.
b.
Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka, misalnya: harga saham,
besarnya pendapatan, dll.
2.
Jenis-jenis data
menurut sumbernya yaitu :
a.
Data
primer
Data primer merupakan data yang langsung diperoleh dari lapanganmelalui percobaan,
survei dan observasi. Misalnya mewawancarailangsung siswa SMP untuk meneliti
minat mereka dalam belajar matematika.
b.
Data
sekunder
Data sekunder diperoleh dari data primer, biasanya dalam publikasi.Misalnya
peneliti menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau
majalah
3.
Jenis-jenis data
menurut cara memperolehnya yaitu :
a.
Data internal
Data
internal adalah data yang berasal dari dalam organisasi atau perusahaan sendiri
untuk keperluan operasi sehari-hari. Organisasi dimaksud dapat berupa instansi
pemerintah maupun swasta, misalnya data keuangan (neraca, laporan laba-rugi dan
sebagainya), data kepegawaian, data produksi dan lain-lain
b.
Data eksternal
Data
eksternal adalah data yang didapat dari luar organisasi yang bersangkutan,
biasanya menggambarkan keadaan di luar organisasi tersebut. Contoh data jenis
ini misalnya data pendapatan nasional, penduduk, harga-harga bahan pokok yang
dukumpulkan oleh Biro Pusat Statistik, data keuangan negara yang dikumpulkan
oleh departemen keuangan, data perbankan dari Bank Indonesia dan sebagainya,
termasuk data yang dikumpulkan oleh badan-badan internasional, seperti UNESCO,
IMF, FAO dan lain-lain.
4.
Jenis-jenis data menurut waktu
pengumpulannya yaitu :
a.
Data silang
Data
silang merupakan data yang dikumpulkan dalam waktu yang sifatnya temporer.
Misalnya data hasil penelitian kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran
matematika pada semester I tahun 2013.
b.
Data berkala
Data
berkala merupakan data yang dikumpulkan setiap periode tertentu. Misalnya
jumlah siswa yang mendaftar ke SMA X dari tahun 2003 sampai tahun 2013
C. PENGERTIAN
KUTIPAN
Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari
seorang pengarang atau ucapan seseorang yang terkenal baik yang terdapat dalam
buku-buku atau pun majalah-majalah. Pengertian lain dari kutipan adalah bagian
dari pernyataan, pendapat, buah pikiran, definisi, rumusan, atau hasil
penelitian dari penulis lain atau penulis sendiri yang telah terdokumentasi.
Kutipan
digunakan untuk mendukung argumentasi penulis dalam sebuah karangan. Seorang
penulis sebaiknya tidak melakukan pengutipan yang terlalu panjang, misalkan
sampai satu halaman atau lebih, hingga pembaca lupa bahwa apa yang dibacanya
adalah kutipan. Kutipan dilakukan seperlunya saja sehingga tidak merusak alur
tulisan.
D. MACAM-MACA
KUTIPAN
Terdapat
beberapa jenis kutipan yaitu :
1. Kutipan
langsung
Kutipan langsung
(direct quotation) adalah kutipan hasil penelitian, hasil karya, atau pendapat
orang lain yang penyajiannya sama persis dengan teks aslinya (yang dikutip).
Dalam merujuk sumber kutipan di teks utama, sebutkan referensinya dengan
menulis nama pengarang, tahun penerbitan, dan nomor halamannya. Kutipan
langsung dibagi menjadi 2 yaitu :
·
Kutipan langsung panjang
Kutipan langsung
panjang adalah kutipan langsung yang panjangnya lebih dari tiga baris (empat
baris ke atas)
·
Kutipan langsung pendek
Kutipan langsung pendek
adalah kutipan langsung yang terdiri dari tiga baris atau kurang
Contoh kutipan langsung
Menurut
Miriam Budiardjo (1992:4-5), dalam pemilu yang menggunakan sistem distrik:
negara dibagi dalam sejumlah besar distrik pemilihan (kecil) yang kira-kira
sama jumlah penduduknya. Jumlah penduduk distrik berbeda dari satu negara ke
negara lain, misalnya di Inggris jumlah penduduknya kira-kira 500.000
orang dan India lebih dari 1 juta orang. Karena satu distrik hanya berhak atas
satu wakil, maka calon yang memperoleh suara pluralitas (suara terbanyak) dalam
distriknya menang.
2. Kutipan
tidak langsung
Kutipan tidak langsung
adalah (indirect quotation) merupakan kutipan yang diambil dari salah satu
sumber dengan menggunakan gaya bahasa dan penyajian ala penulis. Kutipan tidak
langsung dibagi menjadi 2 yaitu :
·
Kutipan tidak langsung panjang
Kutipan langsung
panjang adalah kutipan langsung yang panjangnya lebih dari tiga baris (empat
baris ke atas)
·
Kutipan tidak langsung pendek
Kutipan langsung pendek
adalah kutipan langsung yang terdiri dari tiga baris atau kurang
Contoh
kutipan tidak langsung
Pertama-tama
harus dibedakan dahulu atara kata ‘aksen’ dan ‘tekanan’. Dalam tata istilah
ilmu bahasa ‘aksen’ tidak sama dengan ‘tekanan’. Aksen lebih luas maknanya
daripada tekanan. Tata aksen dalam suatu bahasa memperbedakan suku-suku kata
(yang sama bentuk foneiksegmentalnya) dengan jalan titinada, kontur lagu,
jangka bunyi, dan tekanan. Dengan kata lain, tekanan itu hanya satu bagian dari
kata aksen, di samping unsur titinada, kontur dan jangka. (Hockett,
1955:43-66).
Sumber
:
Langganan:
Postingan (Atom)


